Pencarian

Luas 58,3 Hektare, Peremajaan Sawit Rakyat di Belitung Fokus pada Tanaman Tua di Atas 25 Tahun

Senin, 10 Agustus 2026 • 22:24:01 WIB
Luas 58,3 Hektare, Peremajaan Sawit Rakyat di Belitung Fokus pada Tanaman Tua di Atas 25 Tahun
Petugas menunjukkan lokasi lahan peremajaan kelapa sawit rakyat seluas 58,3 hektare di Desa Air Batu Buding, Badau, Belitung, Senin.

BELITUNG — Ribuan pekebun di Kabupaten Belitung tengah bersiap meregenerasi kebun kelapa sawitnya melalui program Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP). Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat memastikan lahan yang menjadi prioritas adalah perkebunan dengan tanaman berumur di atas 25 tahun atau yang produktivitasnya jatuh di bawah standar ideal.

Kepala Bidang Perkebunan DKPP Kabupaten Belitung, Tenny Meireni, menyampaikan bahwa dari rencana awal seluas 60,5 hektare, hasil verifikasi teknis di lapangan menetapkan luas lahan siap tanam ulang mencapai 58,3 hektare. Lokasi pelaksanaan terpusat di lahan milik Koperasi Sawit Sumber Rejeki.

Kriteria Kebun Sawit Rakyat yang Masuk Prioritas Peremajaan

Tidak semua kebun sawit rakyat otomatis masuk program ini. DKPP Kabupaten Belitung menerapkan tiga kriteria utama yang menjadi acuan verifikasi di lapangan.

  • Tanaman kelapa sawit yang sudah berumur tua, yakni di atas 25 tahun.
  • Kebun dengan produktivitas rendah, di bawah 10 ton Tandan Buah Segar (TBS) per hektare per tahun.
  • Perkebunan yang sejak awal tidak menggunakan benih unggul bersertifikat.

Tenny menjelaskan, secara teori masa produktif kelapa sawit memang mencapai usia 25 tahun. Namun, pada praktiknya, penurunan hasil sudah terasa drastis saat tanaman memasuki usia di atas 20 tahun.

Target Produksi dan Dampak bagi Kesejahteraan Petani

Dengan menggunakan benih unggul bersertifikat, tanaman kelapa sawit hasil peremajaan diperkirakan mulai memasuki fase belajar berproduksi pada umur 2,5 hingga 3 tahun setelah penanaman. Harapannya, capaian ini mampu mengangkat pendapatan pekebun lokal secara signifikan.

"Harapan dari kegiatan ini produktivitas sawit rakyat akan meningkat sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut ke depannya," kata Tenny Meireni dalam kegiatan PKSP di Desa Air Batu Buding, Badau, Belitung, Senin.

Program PKSP sendiri merupakan bagian dari program nasional yang dirancang untuk meregenerasi tanaman kelapa sawit rakyat yang sudah kurang produktif. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pekebun melalui Koperasi Sawit Sumber Rejeki diharapkan menjadi contoh pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing di Kabupaten Belitung.

DKPP Kabupaten Belitung menilai keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari luas lahan yang ditanam ulang, tetapi juga dari kesiapan pekebun dalam merawat tanaman hingga masa produksi tiba. Dukungan penuh dari koperasi menjadi kunci agar hasil panen nantinya bisa dinikmati secara maksimal oleh masyarakat.

Follow www.belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks