BANGKA — Putra Jaya FC Kodim 0413/Bangka memastikan dominasinya di ajang Sempan Cup 2026 dengan membawa pulang dua trofi sekaligus untuk kategori usia 12 tahun (U-12). Tim inti berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menundukkan Bukit Layang FC dengan skor telak 4-1 di partai final, sementara tim kedua menyusul di posisi ketiga.
Kemenangan di laga puncak itu tak lepas dari aksi gemilang Rafa yang mencetak dua gol. Dua gol tambahan lainnya masing-masing disumbangkan oleh Adit dan satu gol yang tercipta berkat kesalahan pemain lawan. Penampilan impresif Rafa di sepanjang turnamen mengantarnya dinobatkan sebagai top skorer, sedangkan Daffa yang menjaga gawang Putra Jaya FC meraih penghargaan kiper terbaik.
Turnamen ini sendiri merupakan bagian dari Festival Grassroot Kemerdekaan RI ke-81 Desa Sempan yang berlangsung di Kecamatan Pemali. Selain dua tim U-12, klub asuhan Kodim 0413/Bangka itu juga menurunkan satu tim U-10 yang berhasil menempati posisi ketiga kategori silver.
Jam Terbang Pemain Muda Jadi Prioritas Utama
Ketua Putra Jaya FC Kodim 0413/Bangka, Fediari, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kerja keras para pemain, pelatih, hingga dukungan penuh dari orang tua. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dua tim dalam satu turnamen bukan sekadar mengejar gelar, melainkan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang.
“Yang terpenting anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding. Kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkembang, bukan hanya mengejar hasil pertandingan,” ujar Fediari dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).
Strategi tersebut dinilai efektif memberikan porsi bermain lebih banyak kepada para pemain muda. Dengan dua tim yang berlaga di kelompok umur yang sama, manajemen klub bisa merotasi pemain dan memberikan jam terbang yang merata kepada seluruh skuad.
Evaluasi Tetap Dilakukan Usai Raih Hasil Positif
Meski membawa pulang hasil manis, Kepala Pelatih Putra Jaya FC, Sandri, memastikan timnya tidak akan cepat berpuas diri. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan buah dari latihan konsisten yang selama ini dijalani para pemain.
“Kami bersyukur anak-anak bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik. Hasil ini tentu menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berlatih dan berkembang,” kata Sandri.
Pelatih berusia muda itu menekankan bahwa pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan proses panjang. Latihan rutin dan pengalaman bertanding di berbagai kompetisi menjadi kunci utama sebelum para pemain bisa bersaing di level yang lebih tinggi.
Target Berikutnya: Kejuaraan di Cambai Akhir Agustus
Putra Jaya FC tidak berhenti di Sempan Cup. Fediari mengonfirmasi bahwa timnya telah dijadwalkan kembali turun bertanding dalam sebuah kejuaraan di Cambai, Kabupaten Bangka Tengah, pada akhir Agustus 2026.
“Yang paling penting anak-anak tetap semangat berlatih, disiplin dan menikmati prosesnya. Mudah-mudahan dari Putra Jaya FC nantinya lahir pemain-pemain yang bisa membawa nama baik Provinsi Bangka Belitung,” pungkas Sandri.
Kesuksesan di ajang internal desa ini setidaknya menjadi modal berharga bagi klub asuhan Kodim 0413/Bangka untuk menghadapi kompetisi antarwilayah yang level persaingannya dipastikan lebih ketat.