Pencarian

Disperindagkop-UKM Bangka Tengah Luncurkan RANTING EMAS hingga KEDAI DIGITAL untuk Perkuat Ekosistem UMKM dan Tekan Stunting

Kamis, 06 Agustus 2026 • 22:24:01 WIB
Disperindagkop-UKM Bangka Tengah Luncurkan RANTING EMAS hingga KEDAI DIGITAL untuk Perkuat Ekosistem UMKM dan Tekan Stunting
Kepala Disperindagkop-UKM Bangka Tengah, Irwandi, meresmikan peluncuran program RANTING EMAS, JAKET UMKM, dan KEDAI DIGITAL UMKM di Bangka Tengah.

BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Disperindagkop-UKM resmi mengoperasikan tiga program strategis bernama RANTING EMAS, JAKET UMKM, dan KEDAI DIGITAL UMKM. Ketiga inovasi ini menyasar aspek berbeda namun saling terhubung: akurasi data kesehatan, jaminan sosial pekerja, serta kapasitas digital pelaku usaha.

Kepala Disperindagkop-UKM Bangka Tengah, Irwandi, menyatakan program ini merupakan respons atas kompleksitas pembangunan yang menuntut kolaborasi lintas sektor. "Kami ingin menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, mulai dari peningkatan kompetensi, perlindungan usaha, hingga pendampingan agar UMKM mampu berkembang secara mandiri dan berdaya saing," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima baru-baru ini.

RANTING EMAS: Menjaga Akurasi Timbangan demi Percepatan Penurunan Stunting

Inovasi pertama, RANTING EMAS, berfokus pada validasi alat ukur di fasilitas pelayanan kesehatan. Seluruh timbangan yang digunakan untuk mengukur berat badan balita dipastikan telah ditera ulang sesuai standar metrologi legal.

Langkah ini krusial karena data pengukuran yang akurat menjadi fondasi utama dalam menentukan status gizi balita. Dengan data yang presisi, intervensi penanganan stunting di lapangan dapat dilakukan lebih tepat sasaran dan efektif.

JAKET UMKM: Stimulus Iuran BPJS untuk Pelaku Usaha Mikro

Program kedua, JAKET UMKM, dirancang untuk memberikan rasa aman bagi pelaku usaha mikro. Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah memberikan bantuan iuran selama satu tahun penuh bagi pelaku usaha yang terdaftar.

Skema ini diharapkan mampu mendorong para pedagang dan perajin kecil untuk memiliki jaminan sosial tanpa terbebani biaya awal. Perlindungan ketenagakerjaan ini menjadi stimulus penting agar usaha mikro bisa beroperasi dengan lebih tenang dan produktif.

KEDAI DIGITAL UMKM: Ruang Pelatihan dan Pendampingan Bisnis Berkelanjutan

Pilar ketiga, KEDAI DIGITAL UMKM, menjadi wadah peningkatan kompetensi di era ekonomi digital. Program ini dijalankan bersama Rumah BUMN PT Telkom dan Baznas Kabupaten Bangka Tengah, mencakup pelatihan pemasaran daring, pendampingan bisnis, hingga evaluasi usaha secara berkala.

Irwandi menambahkan, orientasi utama dari seluruh inovasi ini adalah dampak terukur bagi kesejahteraan masyarakat. "Orientasi kami adalah pelayanan yang semakin mudah, pelaku usaha yang semakin berkembang, dan kualitas pembangunan daerah yang terus meningkat," tutupnya.

Apa Dampaknya bagi Pelaku UMKM di Bangka Tengah?

Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kapasitas pelaku usaha di daerah. Dengan menggabungkan aspek kesehatan, perlindungan sosial, dan teknologi, pemerintah tidak hanya membina usaha, tetapi juga membangun ekosistem pelayanan publik yang terintegrasi.

Ketiga program ini menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di Bangka Tengah tidak berjalan sendiri. Sinergi antara dinas, BUMN, dan lembaga sosial ini diharapkan menjadi model pembinaan yang mampu mendorong UMKM naik kelas secara mandiri dan berkelanjutan.

Follow www.belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babelreview.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks