Pencarian

Menteri Wihaji Tinjau Operasional TAMASYA di Kantor BKKBN Pangkalpinang, Ingatkan Jajaran Turun ke Lapangan

Kamis, 06 Agustus 2026 • 21:18:31 WIB
Menteri Wihaji Tinjau Operasional TAMASYA di Kantor BKKBN Pangkalpinang, Ingatkan Jajaran Turun ke Lapangan
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI Wihaji meninjau operasional TAMASYA di Kantor BKKBN Pangkalpinang, Kamis.

PANGKALPINANG — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI Wihaji menyempatkan diri mengecek kesiapan fasilitas Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang beroperasi di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kunjungan ini menjadi ajang evaluasi langsung bagi jajaran pegawai untuk memastikan layanan publik berjalan optimal.

Wihaji mengapresiasi kondisi kantor yang representatif, namun mengingatkan bahwa infrastruktur yang baik harus diimbangi dengan pelayanan prima kepada masyarakat.

Pesan Tegas Menteri: Kantor Bagus, Kinerja Harus Lebih Bagus

"Hari ini kita kunjungan sekaligus memantau mengecek kantor BKKBN Babel ini. Kantornya besar, bagus dan harus diiringi dengan kinerja yang bagus juga," kata Wihaji di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menegaskan bahwa keberadaan kantor yang megah tidak ada artinya jika tidak dibarengi dengan dedikasi tinggi dari seluruh pegawai. Wihaji meminta jajaran BKKBN Babel untuk tidak hanya bekerja di belakang meja, melainkan aktif turun ke lapangan.

"Banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kita. Tolong turun ke lapangan dan selesaikan masalah," ujarnya menekankan.

TAMASYA Jadi Bukti Kehadiran Negara untuk Orang Tua Bekerja

Kehadiran TAMASYA di lingkungan perkantoran dinilai menjadi solusi nyata bagi orang tua yang bekerja. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan layanan pengasuhan anak yang aman dan sesuai standar selama orang tua beraktivitas.

Wihaji memastikan bahwa TAMASYA yang telah resmi beroperasi sejak tahun lalu di Kantor Perwakilan BKKBN Babel itu sudah memenuhi standar operasional yang ditetapkan. "TAMASYA di Kantor Perwakilan BKKBN Bangka Belitung ini sudah oke, bagus dan sesuai standar. Ini bukti kehadiran negara," tuturnya.

Kunci Masa Depan: Percepatan Kualitas SDM Bangka Belitung

Lebih lanjut, Wihaji mengaitkan penguatan layanan keluarga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Menurutnya, kekuatan sebuah negara di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas manusianya, bukan hanya kekayaan alamnya.

"Saat SDM kuat, Insya Allah Bangka Belitung akan semakin baik. Jika IPM-nya semakin bagus, ekonominya semakin baik, semuanya akan semakin baik pula," ujarnya.

Melalui pengasuhan yang tepat sejak dini di fasilitas seperti TAMASYA, diharapkan generasi penerus di Bangka Belitung tumbuh sehat dan cerdas, sehingga mampu mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Follow www.belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks