Pencarian

BYD Atto 1 vs Wuling Aira EV: Perang Harga di Bawah Rp 250 Juta, Bukan Cuma Soal Jarak Tempuh

Rabu, 05 Agustus 2026 • 21:12:01 WIB
BYD Atto 1 vs Wuling Aira EV: Perang Harga di Bawah Rp 250 Juta, Bukan Cuma Soal Jarak Tempuh
Wuling Aira EV dan BYD Atto 1 dipamerkan berdampingan di ajang GIIAS 2026.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Persaingan mobil listrik murah di Indonesia kini berada di titik paling menarik. Wuling resmi menjawab dominasi BYD di segmen entry-level dengan kehadiran Aira EV yang diproduksi lokal di Cikarang, Jawa Barat. Di atas kertas, keduanya sama-sama menyasar pekerja muda perkotaan, tapi cara keduanya memecahkan masalah kemacetan dan biaya operasional sangat berbeda.

Skema Kredit: DP Rp 15 Juta vs Rp 20,5 Juta, Selisih Cicilan Hampir Rp 1 Juta

Untuk urusan pembiayaan, Wuling bergerak paling agresif. Selama pameran GIIAS 2026, Aira EV varian Standard Range ditawarkan dengan uang muka mulai Rp 15 juta dan cicilan Rp 3,7 jutaan per bulan untuk tenor lima tahun. Angka ini jelas dirancang untuk menarik mereka yang baru pertama kali memiliki mobil.

Di sisi lain, BYD Atto 1 untuk tipe Dynamic yang dibanderol Rp 205 juta membutuhkan DP 10 persen atau sekitar Rp 20,5 juta. Berdasarkan simulasi Mandiri Utama Finance, cicilannya berada di kisaran Rp 4,6 juta per bulan dengan tenor yang sama. Artinya, selisih cicilan bulanan hampir Rp 1 juta — angka yang signifikan untuk anggaran rumah tangga muda.

Performa di Atas Kertas: Tenaga 55 kW vs 30 kW, Bukan Hanya Soal Angka

Kalau melihat spesifikasi teknis, BYD Atto 1 Standard jelas unggul telak. Motor listriknya menghasilkan tenaga 55 kW dan torsi 135 Nm, hampir dua kali lipat dari Wuling Aira EV yang hanya punya 30 kW dan torsi 85 Nm. Jarak tempuh Atto 1 juga lebih jauh, yakni 300 km (NEDC) berbanding 205 km pada Aira EV Standard Range.

Namun, angka ini tidak boleh dibaca secara terpisah. Aira EV yang lebih kecil dan ringan justru terasa lincah untuk penggunaan stop-and-go di dalam kota. Tenaga 30 kW-nya cukup untuk melaju 60-80 km/jam, tapi akan terasa kepayahan saat diajak ke tol atau mengangkut beban penuh. Atto 1, dengan tenaga hampir dua kali lipat, memberikan ruang napas lebih besar untuk berbagai kondisi jalan.

Kepraktisan Empat Pintu: Keunggulan Wuling yang Sering Terlewat

Kelebihan paling nyata dari Wuling Aira EV justru bukan pada performa, melainkan desain bodinya. Dengan konfigurasi empat pintu, penumpang belakang tidak perlu repot mendorong kursi depan untuk masuk, sebuah masalah klasik pada city car tiga pintu seperti BYD Atto 1. Ini krusial untuk keluarga kecil yang sering membawa orang tua atau anak-anak.

BYD Atto 1 memang menebusnya dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik untuk peralatan elektronik saat berkemah atau darurat. Fitur ini tidak ada di Aira EV. Jadi, pilihannya adalah: kemudahan akses harian versus fleksibilitas energi tambahan.

Kesimpulan: Bukan Soal Siapa yang Lebih Baik, Tapi Untuk Siapa

Keputusan akhir kembali ke profil pemakaian Anda. Wuling Aira EV adalah pilihan paling rasional untuk mobilitas harian di dalam kota dengan prioritas biaya sewa atau cicilan paling rendah dan kemudahan mengangkut penumpang. Jika Anda tidak pernah menyentuh tol dan hanya butuh mobil dari rumah ke kantor, kelebihan tenaga Atto 1 hanya akan jadi angka di brosur.

Sebaliknya, BYD Atto 1 layak dipertimbangkan jika Anda butuh mobil yang lebih fleksibel—sekali-kali dipakai keluar kota, butuh tenaga untuk menyalip di jalan raya, atau menginginkan fitur V2L untuk gaya hidup outdoor. Selisih harga Rp 44 juta adalah biaya untuk mendapatkan kapabilitas yang lebih tinggi dan teknologi baterai Blade yang sudah teruji secara global.

Satu catatan penting: harga OTR yang tertera belum termasuk biaya administrasi dan asuransi yang bisa bervariasi antar dealer. Disarankan untuk melakukan test drive keduanya dalam kondisi jalan yang sama sebelum memutuskan, karena karakter pengendalian dan kenyamanan suspensi tidak bisa dinilai dari spesifikasi kertas.

Follow www.belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks