JAKARTA — Gangguan perjalanan LRT Jabodebek terjadi di jalur antara Stasiun TMII menuju Stasiun Cawang pada Selasa (28/7) malam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan sarana yang mengalami kendala telah dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat kejadian tersebut. "KAI menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan perjalanan LRT Jabodebek," ujarnya dalam keterangan resmi.
Sarana Dievakuasi ke Stasiun Harjamukti untuk Perbaikan
Setelah insiden terjadi, tim teknis langsung bergerak untuk mengevakuasi sarana menuju Stasiun Harjamukti. Langkah ini diambil sebagai prosedur standar untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional sebelum layanan kembali dipulihkan secara penuh.
"Saat ini, sarana tersebut telah dievakuasi menuju stasiun Harjamukti untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan oleh tim teknis," jelas Radhitya. Proses evakuasi dan perbaikan dilakukan cepat agar dampak terhadap pelayanan penumpang dapat diminimalkan.
Operasional LRT Jabodebek Kembali Normal
Meski sempat terjadi gangguan, KAI memastikan perjalanan LRT Jabodebek telah beroperasi normal kembali. Penumpang diimbau untuk tetap memantau informasi resmi dari kanal KAI terkait jadwal dan pelayanan terbaru.
Gangguan teknis pada sarana transportasi massal memang kerap kali tidak bisa dihindari. Namun, respons cepat dari tim teknis menjadi kunci utama dalam memulihkan layanan agar masyarakat tetap bisa menggunakan moda transportasi ini dengan aman dan nyaman.