SUMENEP — Operasi penanganan kebakaran kapal ferry KMP Mutiara Sentosa II memasuki babak krusial. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi tiba di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Senin dini hari, untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan korban berjalan optimal.
Kedatangan Menhub ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap musibah yang terjadi di perairan Jawa Timur tersebut. Ia langsung menggelar pertemuan dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, serta jajaran Forkopimda setempat.
Empat Korban Dirujuk ke Rumah Sakit, Lima Diterbangkan ke Posko Surabaya
Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengonfirmasi bahwa sembilan korban kebakaran tiba di Pelabuhan III Pelindo Kalianget menggunakan kapal KN SAR Permadi. Dari jumlah tersebut, empat orang langsung dibawa ke RSI Kalianget untuk mendapatkan penanganan medis lebih intensif.
"Lima korban lainnya diberangkatkan menuju Posko Terpusat Surabaya sesuai dengan mekanisme penanganan yang telah ditetapkan," kata Achmad Fauzi dalam keterangannya di Sumenep, Senin siang.
Menhub Minta Evakuasi Berjalan Maksimal
Dalam peninjauannya, Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menemukan seluruh penumpang dan awak kapal yang menjadi korban. Ia meminta seluruh petugas bekerja secara optimal dalam proses pencarian.
"Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Kami memastikan proses evakuasi dilakukan secara optimal dan berjalan lancar, sehingga seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan serta mendapat penanganan lebih lanjut dari petugas," ujarnya.
Menhub juga mengapresiasi kinerja jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep yang dinilai bergerak cepat sejak awal kejadian. Menurutnya, sinergi semua pihak menjadi kunci utama dalam operasi penyelamatan kali ini.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep yang telah bergerak cepat sejak awal kejadian. Sinergi semua pihak sangat penting dalam memastikan proses penyelamatan dan penanganan korban dapat dilakukan secara maksimal," tuturnya.
Pemantauan Dilanjutkan di Posko Terpadu Tanjung Perak
Setelah menuntaskan peninjauan di Sumenep, Menhub langsung bertolak ke Surabaya. Ia akan memantau perkembangan penanganan kecelakaan kapal tersebut melalui Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak.
Pemantauan dari posko terpadu ini menjadi penting untuk memastikan koordinasi antara berbagai instansi berjalan lancar, termasuk proses identifikasi korban dan distribusi bantuan kepada keluarga yang terdampak.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II menjadi perhatian nasional mengingat kapal tersebut merupakan moda transportasi utama penghubung antarwilayah di Indonesia. Pemerintah diharapkan dapat mengungkap penyebab kebakaran serta mengevaluasi standar keselamatan kapal-kapal ferry di seluruh Indonesia.