Pencarian

Kebakaran di Jalan Bangka Palangka Raya Hanguskan 11 Bangunan, 50 Jiwa Terdampak dan Satu Orang Diamankan

Minggu, 02 Agustus 2026 • 18:48:01 WIB
Kebakaran di Jalan Bangka Palangka Raya Hanguskan 11 Bangunan, 50 Jiwa Terdampak dan Satu Orang Diamankan
Petugas pemadam berupaya memadamkan api yang menghanguskan 11 bangunan di Jalan Bangka, Gang Kalimantan, Palangka Raya, Sabtu (1/8/2026) malam.

PALANGKA RAYA — Peristiwa kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Bangka, Gang Kalimantan, Kelurahan Pahandut pada Sabtu (1/8/2026) malam, berdampak pada 11 bangunan. Satu orang diamankan aparat kepolisian untuk dimintai keterangan terkait dugaan awal munculnya api.

Berdasarkan pendataan sementara Lurah Pahandut, Ahmad Reza, bangunan yang terdampak meliputi tujuh unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak sedang, satu barak empat pintu, serta dua gedung walet yang salah satunya rusak sedang. Total warga yang terdampak mencapai sembilan kepala keluarga atau sekitar 50 jiwa.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, menyatakan laporan kebakaran diterima pukul 21.00 WIB. Dua unit mobil pemadam dan satu kendaraan rescue langsung dikerahkan ke lokasi, dibantu relawan pemadam.

Api Berkobar Cepat, Warga Panik Selamatkan Barang

Kobaran api yang cepat membesar memicu kepanikan. Warga berhamburan keluar rumah sambil berusaha mengamankan barang-barang berharga, namun sebagian besar hanya bisa menyaksikan rumahnya dilalap sijago merah.

Seorang warga sekitar, Yusuf (26), mengaku mendengar suara ledakan dari bagian belakang rumah sebelum api membesar. Ia menduga ledakan berasal dari tabung gas, bukan korsleting listrik, karena aliran listrik di kawasan tersebut masih menyala saat kejadian.

“Dugaan sementara gas meledak, karena dari rumah bagian belakang sempat terdengar bunyi ledakan. Kalau korsleting listrik, saat itu listrik di sekitar sini masih hidup,” ujarnya.

Akses Sempit, Petugas Jebol Tembok Warga

Medan yang sulit diakses kendaraan pemadam menjadi kendala utama. Gang sempit di permukiman memaksa petugas untuk menjebol tembok milik warga guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain.

“Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan petugas melaksanakan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelas Urianinu.

Hingga proses pendinginan selesai, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Kerugian materi ditaksir mencapai angka Rp200 juta.

Pemicu Kebakaran Masih Diselidiki, Satu Orang Diamankan

Penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri. Informasi awal dari petugas di lapangan menyebutkan api pertama kali muncul dari rumah yang dihuni seorang diri oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Namun, hal ini belum dikonfirmasi pihak kepolisian.

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan telah mengamankan satu orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. “Iya betul, ada, sudah diamankan,” katanya singkat.

“Informasi sementara yang kami terima awal api berasal dari rumah orang yang diduga mengidap gangguan jiwa. Untuk penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang,” pungkas Urianinu. Penyidik masih melakukan pendalaman dan belum dapat menyimpulkan kondisi maupun keterkaitan orang tersebut dengan sumber api.

Follow www.belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tabengan.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks