PANGKALPINANG — Pasokan cabai dan bawang dari luar daerah yang berjalan lancar membuat stok di gudang distributor di Kepulauan Bangka Belitung melimpah. Kondisi ini disebut menjadi faktor utama penurunan harga di tingkat konsumen dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data pemantauan tim Disperindag, stok bawang merah tercatat sebanyak 44,6 ton dan bawang putih 37,5 ton. Sementara itu, stok cabai rawit mencapai 0,8 ton dan cabai merah besar sebanyak 1,2 ton.
Harga Cabai Merah dan Rawit Mulai Turun
Penurunan harga terpantau pada sejumlah komoditas. Harga cabai merah keriting turun dari Rp42.000 per kilogram menjadi Rp40.500 per kilogram. Cabai merah besar juga turun dari Rp42.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.
"Stok cabai merah, cabai rawit, bawang merah dan putih cukup berlimpah untuk menjaga stabilitas harga," kata Subekti Saputra di Pangkalpinang, Kamis.
Cabai Rawit Merah Turun Rp10.000, Bawang Masih Stabil
Penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang turun dari Rp69.000 menjadi Rp59.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit hijau masih bertahan di angka Rp66.500 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah masih bertahan di Rp34.500 per kilogram, bawang putih honan Rp36.000 per kilogram, dan bawang bombai Rp32.000 per kilogram. Harga kedelai impor juga stabil di Rp14.300 per kilogram.
Stok Kedelai dan Jagung Juga Aman
Selain bumbu dapur, Disperindag juga memastikan stok pangan lainnya mencukupi. Tercatat stok kedelai di enam gudang distributor mencapai 313 ton, jagung pakan ternak 2,1 ton, dan kacang tanah sebanyak lima ton.
Subekti menyebut pasokan diperkirakan akan terus bertambah karena pelaku usaha secara kontinu menambah kiriman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kami terus mengintensifkan pemantauan stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat, sebagai langkah antisipasi dini kenaikan harga tinggi yang akan memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu," ujarnya.