KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan 125 tabung Bright Gas 5,5 kilogram untuk UMKM binaan pemerintah selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Dukungan energi ini menjadi bagian dari kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah agar pelaku usaha lokal tetap beroperasi selama ajang balap internasional berlangsung.
Penyaluran tabung LPG bersubsidi itu menyasar pedagang kuliner dan usaha kecil yang berjualan di sekitar sirkuit. Pertamina Patra Niaga menyiapkan pasokan energi tambahan agar aktivitas usaha tidak terganggu lonjakan pengunjung.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan perusahaan menggandeng pemerintah setempat untuk mendukung UMKM yang terlibat dalam MotoGP. Kerja sama itu mencakup penyediaan tabung Bright Gas bagi peserta usaha.
"Ya, kita berkolaborasi juga dengan pemerintah. Salah satunya tadi di antaranya adalah produk Bright Gas kita, kita bekerja sama dengan UMKM binaan dari pemerintah setempat membantu 125 tabung LPG 5,5 kilogram untuk kegiatan UMKM mereka di kegiatan selama penyelenggaraan event ini berlangsung," kata Kitty di salah satu SPBU Mandalika, Jumat (9/10/2026).
Lebih dari 800 Mitra Binaan di Lombok
Selain bantuan energi, Pertamina melibatkan mitra binaan dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia. Kitty menyebut ada lebih dari 800 mitra binaan Pertamina di Lombok dan sekitarnya.
Khusus untuk MotoGP, perusahaan mengikutsertakan 30 mitra binaan serta dua mitra binaan utama dari Pertamina Lombok. Keterlibatan itu dimaksudkan agar manfaat ekonomi ajang internasional ini dirasakan langsung masyarakat, bukan hanya pengunjung dan ofisial.
"Tentu saja tidak hanya experience yang dirasakan oleh masyarakat, baik itu pengunjung maupun seluruh official yang hadir di event bergengsi ini, tetapi juga tadi karena kita melibatkan UMKM dengan kapasitas yang cukup banyak, cukup luas, jadi perputaran perekonomian tentu kita support juga, terlebih untuk sektor pariwisata," ujar Kitty.
Pasokan LPG Lombok Ditambah 200 Persen
Dari sisi pasokan, Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran LPG sekitar 200 persen untuk Pulau Lombok sebelum acara digelar. Sales Area Manager Retail NTB Pertamina Patra Niaga Danny Hutama Aji menyatakan tambahan itu mencakup Bright Gas ukuran 5,5 kilogram, 12 kilogram, dan 50 kilogram.
Produk nonsubsidi tersebut disalurkan kepada restoran, kafe, serta hotel yang menjadi tujuan pengunjung. Langkah ini untuk memastikan kebutuhan LPG konsumen di wilayah Mandalika dan sekitarnya tetap terpenuhi selama lonjakan kunjungan.
"Jadi, kita pastikan konsumen di wilayah sudah terpenuhi kebutuhan LPG-nya dan juga untuk produk-produk nonsubsidi seperti Bright Gas 5,5, 12, dan juga yang 50 kilo sudah kita salurkan juga kepada restoran, kafe, dan juga hotel yang menjadi tempat tujuan para pengunjung," ujar Danny.
Pertamina berharap dukungan pasokan energi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah menunjang kelancaran usaha UMKM selama MotoGP. Dampaknya diharapkan memperluas manfaat ekonomi bagi warga di sekitar Mandalika, terutama sektor kuliner dan pariwisata yang paling terdampak langsung oleh kunjungan wisatawan.