KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Jaguar resmi memperkenalkan Type 01 di New York City, EV produksi pertama mereka dengan tenaga hingga 1.015 horsepower dan jarak tempuh 400 mil. Mobil ini mulai dijual tahun depan di Amerika Serikat dengan harga awal di atas US$130 ribu atau sekitar Rp 2,08 miliar. Versi produksi ini membawa dua pintu tambahan dibanding konsep Type 00, tapi tetap mempertahankan proporsi dan detail desain yang nyaris identik.
Peluncuran Jaguar Type 01 menandai langkah besar pabrikan asal Inggris itu masuk ke era kendaraan listrik sepenuhnya. Model ini diperkenalkan langsung di New York City, membawa warisan desain Jaguar klasik seperti E-type ke dalam bahasa desain yang jauh lebih radikal.
Dibanding konsep Type 00 yang jadi perbincangan dua tahun terakhir, Type 01 tampil dengan proporsi yang sedikit lebih kalem. Meski begitu, versi produksi ini justru terlihat lebih aneh dan berani dibanding kebanyakan mobil listrik di pasaran saat ini.
Tenaga 1.015 HP dengan Jarak Tempuh 400 Mil
Jaguar mengonfirmasi Type 01 akan menghasilkan tenaga hingga 1.015 horsepower. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 400 mil dalam sekali pengisian daya penuh.
Angka tersebut menempatkan Type 01 sejajar dengan EV performa tinggi dari merek-merek mewah Eropa lainnya. Harga jualnya di pasar Amerika Serikat dimulai dari sedikit di atas US$130 ribu.
Dimensi Lebih Panjang dan Rendah dari Porsche Panamera
Jaguar menyebut Type 01 memiliki panjang 208 inci dan tinggi 55 inci. Artinya, mobil ini 9 inci lebih panjang dan 1 inci lebih rendah dari Porsche Panamera.
Koefisien hambatan udaranya tercatat 0,23 cD. Angka itu diraih setelah mobil melewati lebih dari 7.000 pengujian di terowongan angin.
Ada spoiler tiga tahap yang membuka otomatis untuk mengurangi hambatan atau menambah downforce. Pada kecepatan jalan tol, bodi mobil turun lebih dari setengah inci.
Velg 23 Inci dan Rasio Dash-to-Axle 35 Inci
Type 01 tersedia dengan velg 23 inci, sama seperti yang dipakai konsepnya. Velg 21 inci menjadi standar, meski secara visual kalah mengesankan dibanding opsi 23 inci.
Jaguar tidak menyebut panjang wheelbase secara pasti. Yang mereka ungkap adalah rasio dash-to-axle sepanjang 35 inci, atau 17 persen dari total panjang mobil.
Bagian trim yang membentang sepanjang jarak itu disebut Jaguar sebagai Fender Ingot. Di situlah satu-satunya emblem Leaper lama masih dipasang.
Lampu Depan Tertipis dengan 17.000 Piksel
Jaguar memasang lampu depan tertipis yang pernah mereka buat. Tingginya hanya 3,3 inci, tapi menampung 17.000 piksel dengan teknologi cornering dan projection.
Tidak ada grille di bagian depan. Sebagai gantinya, ada panel bergaris dengan wordmark Jaguar baru. Bumper bawah yang bersudut memiliki active cooling vanes.
Jaguar mempertahankan hood strakes dari konsep di pangkal kaca depan. Elemen itu berlanjut hingga bagian atas dashboard.
Tanpa Kaca Belakang, Kamera di Sirip Hiu
Seperti konsepnya, Type 01 tidak punya kaca belakang. Sebagai gantinya, ada kamera yang dipasang di sirip hiu pada atap.
Panel hatchback memiliki trim tipis sebagai rumah lampu rem ketiga. Nama Jaguar dicap pada bagian tersebut.
Bagian belakang jadi fitur desain paling ekstrem. Ada lebih dari selusin strakes yang disebut Jaguar akan menjadi "grafis visual kunci" untuk merek mereka. Sepasang lampu belakang full-width tersembunyi di antara strakes, menyala saat dibutuhkan. Jaguar mengklaim bagian ini melewati 4.000 jam pengembangan rekayasa.
Panel Mustahil yang Menantang Konvensi Industri
Jaguar memberi nama Impossible Panel untuk panel bodi besar yang membentuk sisi atap, pilar C, dan seluruh panel belakang. Kaca sampingnya bersudut tajam, begitu pula desain pilar C dan bahu belakang.
"Kebijaksanaan industri yang mapan menetapkan tidak lebih dari tiga bidang dengan kurva melengkung dan tanpa sudut lancip pada satu panel bodi, tapi Type 01 menghancurkan batasan tersebut," kata Jaguar dalam pernyataan resminya.
Type 01 akan mulai dijual di Amerika Serikat tahun depan. Jaguar belum mengumumkan ketersediaan untuk pasar lain, termasuk Indonesia.