Pencarian

Polres Bangka Barat Patroli Perairan Tembelok-Keranggan, Temukan 120 Ponton Tambang Terparkir

Kamis, 01 Oktober 2026 • 17:06:02 WIB
Polres Bangka Barat Patroli Perairan Tembelok-Keranggan, Temukan 120 Ponton Tambang Terparkir
Personel Satuan Polairud Polres Bangka Barat melakukan patroli di Perairan Tembelok hingga Keranggan, Kecamatan Mentok.

Polres Bangka Barat meningkatkan patroli di Perairan Tembelok hingga Keranggan, Kecamatan Mentok, untuk mencegah aktivitas tambang liar bijih timah. Patroli malam Satuan Polairud tidak menemukan aktivitas penambangan, tetapi mendapati sekitar 100 ponton selam dan 20 ponton user-user masih terparkir di kawasan itu.

MENTOK — Kepolisian Resor Bangka Barat memperketat pemantauan wilayah perairan Tembelok sampai Keranggan, Kecamatan Mentok. Langkah itu diambil menyusul informasi dugaan penambangan ilegal jenis selam dan user-user yang disebut beroperasi pada malam hari.

Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menyatakan pemantauan dilakukan personel Satuan Polairud setelah informasi tersebut beredar di masyarakat. Hasil pengecekan malam tidak menemukan aktivitas penambangan seperti yang dilaporkan.

Ratusan Ponton Masih Terparkir di Dua Titik Perairan

Meski tidak menemukan aktivitas tambang, petugas mendapati sekitar 100 unit ponton jenis selam dan 20 unit ponton jenis user-user masih diparkir di sekitar Perairan Tembelok dan Keranggan. Keberadaan ratusan ponton itu menjadi perhatian aparat karena berkaitan langsung dengan potensi penambangan ilegal di kawasan tersebut.

"Berdasarkan pemantauan yang kami laksanakan tadi malam, kawasan Perairan Tembelok hingga Keranggan terpantau sepi dari aktivitas penambangan," kata Yos Sudarso di Mentok.

Imbauan ke Ojek Kapal dan Warga Pesisir

Dalam kesempatan itu, personel Polairud menyampaikan imbauan kepada para ojek kapal dan masyarakat di sekitar pantai. Mereka diminta tidak memberikan layanan pengangkutan kepada pihak yang hendak melakukan aktivitas penambangan di wilayah itu.

Langkah ini menyasar mata rantai logistik penambangan ilegal. Ojek kapal berperan mengangkut pelaku dan peralatan menuju titik tambang, sehingga pembatasan layanan dinilai bisa menekan aktivitas di perairan.

Polisi Buka Jalur Laporan Lewat Layanan 110

Polres Bangka Barat berkomitmen menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang di masyarakat. Yos Sudarso meminta warga yang mengetahui adanya aktivitas penambangan ilegal segera melaporkannya kepada personel Satpolairud atau melalui layanan Polisi 110 Polres Bangka Barat.

"Kami akan terus memantau lokasi itu untuk memastikan tidak ada aktivitas tambang ilegal, kami juga berkomitmen untuk menindaklanjuti dengan cepat dan tepat setiap informasi yang berkembang di masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan penindakan dan menjaga situasi kamtibmas. Pemantauan di kawasan Tembelok-Keranggan berlangsung aman dan kondusif hingga kegiatan selesai.

Perairan Bangka Belitung memang lama menjadi lokasi penambangan timah ilegal, termasuk jenis selam yang dilakukan penyelam tradisional dan user-user yang memakai peralatan sederhana. Aktivitas itu kerap luput dari pengawasan karena berlangsung malam hari dan berpindah-pindah titik.

Follow www.belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks