Pencarian

Kain Tenun Cual dan Anyaman Resam Babel Pikat Pengunjung di Hari Terakhir Kriyanusa 2026

Kamis, 01 Oktober 2026 • 10:46:01 WIB
Kain Tenun Cual dan Anyaman Resam Babel Pikat Pengunjung di Hari Terakhir Kriyanusa 2026
Pengunjung mengamati kain tenun Cual di gerai Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada hari terakhir Kriyanusa 2026 di JICC, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

JAKARTA — Pameran Kriyanusa 2026 yang berlangsung sejak 26 September di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, menjadi ruang pertemuan produk kerajinan daerah dengan pencinta seni, kolektor kain tradisional, dan pelaku industri kreatif dari berbagai wilayah Indonesia. Di antara ratusan gerai yang memenuhi arena pameran, stan Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menampilkan dua unggulan: kain tenun Cual dan kerajinan anyaman resam.

Keduanya menjadi perhatian tersendiri bagi pengunjung yang mencari produk kriya khas daerah. Sejumlah pengunjung terlihat berhenti lebih lama di gerai Babel, mengamati motif dan warna kain yang dipajang, sebelum memutuskan membeli.

Rani dari Jakarta Selatan Beli Sehelai Kain Cual Usai Keliling Stan

Salah satu pengunjung, Rani, warga Jakarta Selatan, mengaku tertarik setelah melihat langsung kain tenun Cual yang dipajang di gerai Bangka Belitung. Ia pun memutuskan membeli sehelai kain Cual.

"Dari tadi saya keliling, tapi pas lewat stan Bangka Belitung, langsung terpukau sama warna dan motif tenun Cual-nya. Motifnya sangat klasik, warnanya punya sentuhan modern. Pas banget untuk dijadikan dress atau kain bawahan kebaya," kata Rani.

Ketertarikan Rani bukan tanpa alasan. Kain tenun Cual dikenal sebagai salah satu warisan wastra khas Bangka Belitung yang memadukan motif klasik dengan sentuhan warna yang terus disesuaikan dengan selera pasar kontemporer. Kombinasi itu membuat produk tersebut tidak hanya diminati kolektor kain tradisional, tetapi juga pembeli muda yang mencari bahan busana bernuansa etnik.

Anyaman Resam Jadi Pelengkap Daya Tarik Gerai Babel

Selain kain tenun Cual, kerajinan anyaman resam turut dipamerkan di gerai yang sama. Resam merupakan tumbuhan air yang tumbuh di rawa dan perairan tawar Bangka Belitung, dan selama ini diolah perajin lokal menjadi produk kriya bernilai jual, mulai dari tas, tempat tisu, hingga aksesori rumah tangga.

Kehadiran dua produk unggulan itu di Kriyanusa 2026 memberi ruang bagi perajin daerah untuk bertemu langsung dengan pembeli dari luar provinsi. Pameran ini memang dirancang sebagai ajang pertemuan antara perajin, kolektor, dan pelaku industri kreatif, sehingga produk daerah bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

Pameran Jadi Jalur Pemasaran Baru bagi Perajin Daerah

Bagi perajin di Bangka Belitung, keikutsertaan dalam pameran berskala nasional seperti Kriyanusa membuka peluang pemasaran yang tidak selalu tersedia di daerah. Pembeli dari Jakarta dan kota besar lain bisa melihat langsung kualitas kain dan anyaman, lalu membeli di tempat atau menjalin kontak untuk pesanan lanjutan.

Respons pengunjung di hari terakhir pameran, Rabu (30/9/2026), menunjukkan bahwa produk wastra dan kriya Babel memiliki pasar di luar daerah. Kain tenun Cual yang dipajang di gerai Dekranasda Babel tidak hanya menarik perhatian pengunjung yang sudah mengenal wastra tradisional, tetapi juga pembeli baru yang menemukan produk tersebut pertama kali di arena pameran.

Pengalaman Rani menjadi gambaran bagaimana pameran kriya bisa mengubah pengunjung yang awalnya hanya berkeliling menjadi pembeli. Ia mengaku tertarik pada kain Cual karena motif dan warnanya dianggap cocok untuk busana modern, bukan sekadar koleksi.

Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menampilkan kedua produk tersebut di gerai mereka sepanjang pameran berlangsung. Keikutsertaan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan wastra dan kriya Babel ke pasar nasional, sekaligus memberi angin segar bagi perajin di daerah yang terus berupaya memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.

Follow www.belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bangkaindependent.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks