KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — BRI Danareksa Sekuritas mencatat jadwal rilis kinerja kuartal III-2026 sejumlah bank besar sepanjang Oktober 2026, dengan likuiditas industri yang mengetat menjadi perhatian utama. Ketatnya likuiditas berpotensi menekan laba perbankan pada paruh kedua tahun ini.
BRI Danareksa Sekuritas menyusun jadwal pelaporan kinerja kuartal III-2026 untuk emiten perbankan besar. Jadwal tersebut dibuka oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada 20 Oktober 2026.
Riset sekuritas itu juga menyoroti kondisi likuiditas industri perbankan yang semakin ketat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menekan kinerja laba bank pada paruh kedua tahun ini.
Jadwal Rilis Kinerja Bank Besar Sepanjang Oktober 2026
Berdasarkan catatan BRI Danareksa Sekuritas, sejumlah emiten perbankan besar merilis laporan keuangan kuartal III-2026 secara berurutan mulai pertengahan hingga akhir Oktober.
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): 20 Oktober 2026
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): 23 Oktober 2026
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): 27 Oktober 2026
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): 29 Oktober 2026
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): 30 Oktober 2026
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN): 30 Oktober 2026
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN): 30 Oktober 2026
Likuiditas Ketat Jadi Pemicu Tekanan Laba
BRI Danareksa Sekuritas menyoroti likuiditas industri perbankan yang mengetat sebagai faktor yang membayangi kinerja paruh kedua tahun ini. Ketatnya likuiditas membuat ruang bank untuk menyalurkan kredit dan menjaga margin bunga bersih menjadi lebih terbatas.
Tekanan tersebut muncul di tengah musim laporan keuangan kuartal III-2026. Investor umumnya mencermati rasio loan to deposit (LDR), pertumbuhan kredit, dan biaya dana (cost of fund) tiap bank untuk menilai daya tahan margin.
Yang Perlu Dicermati Investor Perbankan
Bagi pemegang saham bank besar, jadwal rilis ini menjadi penanda kapan pasar akan menguji asumsi laba tahunan. BBCA membuka musim laporan lebih dulu, disusul BBNI dan BMRI pada pekan-pekan berikutnya.
Pada 30 Oktober 2026, tiga emiten merilis kinerja secara bersamaan, yakni BBRI, BBTN, dan BDMN. Kepadatan jadwal di hari terakhir berpotensi membuat pergerakan harga saham sektor perbankan lebih volatil pada sesi tersebut.
Perhatian pasar akan tertuju pada seberapa besar tekanan likuiditas benar-benar menggerus laba, serta apakah bank besar mampu menjaga pertumbuhan kredit tanpa mengorbankan margin. Rilis kinerja BBCA pada 20 Oktober 2026 menjadi sinyal awal arah musim laporan kuartal III tahun ini.