KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Indonesia melorot satu strip ke peringkat 18 klasemen medali Asian Games 2026 per Jumat (25/9) pukul 18.00 WIB. Tajikistan menggeser posisi Merah Putih setelah mengoleksi dua emas, sementara Indonesia baru mengumpulkan satu emas dari total 22 medali.
Berdasarkan pembaruan situs resmi Asian Games 2026, kontingen Indonesia kini mengoleksi satu medali emas, empat perak, dan 17 perunggu. Tambahan perunggu sepanjang hari ini tidak cukup menahan laju Tajikistan yang mengoleksi dua emas, satu perak, dan satu perunggu.
Penurunan ini terjadi hanya dalam hitungan jam. Pada pembaruan siang tadi, Indonesia masih bertahan di posisi ke-17 sebelum akhirnya tergeser ke peringkat 18 pada pukul 18.00 WIB.
Thailand dan Malaysia Masih Terlalu Kuat di Asia Tenggara
Thailand tetap menjadi wakil Asia Tenggara dengan performa paling konsisten. Negeri Gajah Putih mengoleksi 20 medali dengan rincian enam emas, menjadikannya yang terbaik di kawasan ini.
Malaysia membuntuti dengan empat medali emas. Sementara Filipina sudah mengantongi dua emas, setara dengan Tajikistan yang baru saja melewati Indonesia.
Jarak Indonesia dengan para pesaing di Asia Tenggara kian melebar. Dengan satu emas, Indonesia tertinggal jauh dari Thailand yang sudah mengumpulkan enam emas, dan Malaysia yang punya empat emas.
China Tak Terbendung, Jepang Kokoh di Peringkat Kedua
China masih memimpin klasemen sejak hari pertama dan belum tersentuh. Tuan rumah Jepang bertahan di posisi kedua dengan 110 medali, terdiri dari 26 emas, 40 perak, dan 44 perunggu.
Dominasi China terlihat dari koleksi 153 medali, dengan rincian 94 emas, 35 perak, dan 24 perunggu. Angka itu jauh melampaui perolehan Jepang yang menjadi pesaing terdekatnya.
Peluang Indonesia Menambah Emas
Dengan empat perak yang sudah dikantongi, sejumlah cabang masih menyisakan peluang bagi Indonesia untuk menambah pundi emas. Perunggu yang menumpuk menjadi 17 medali menunjukkan kontingen Indonesia konsisten finis di podium, meski belum mampu mengonversinya menjadi gelar juara.
Posisi Indonesia berpotensi berubah lagi mengingat klasemen masih bergerak mengikuti hasil pertandingan yang berlangsung. Pembaruan resmi Asian Games 2026 akan menjadi acuan pergerakan medali berikutnya.