Pertamina Patra Niaga Gerakkan Ekonomi Warga Lombok Lewat MotoGP Mandalika 2026

Penulis: Hendrizal Satria  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:21:31 WIB
Warga Desa Sengkol, Julian Hariadi, bertugas sebagai marshal pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — PT Pertamina Patra Niaga melibatkan warga Lombok Tengah sebagai tenaga kerja lokal, marshal, hingga mitra binaan UMKM dalam Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Pelibatan ini menyasar tambahan pendapatan harian dan peningkatan keterampilan warga di sekitar sirkuit. Dukungan energi untuk ajang balap kelas dunia itu pun dibarengi program pemberdayaan yang menyasar masyarakat sekitar.

Paragraf pembuka: Komitmen itu diwujudkan lewat penyediaan tenaga kerja lokal, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan mitra binaan selama rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berlangsung. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyebut keberhasilan ajang ini tidak hanya diukur dari kelancaran pasokan energi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan warga.

Warga Sengkol Jadi Marshal Pertama Kali di MotoGP

Julian Hariadi, warga Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, bertugas sebagai marshal di Pertamina Mandalika International Circuit. Pada ajang tahun ini, Julian untuk pertama kalinya menjadi marshal MotoGP setelah sebelumnya terlibat di berbagai kegiatan balap lain.

Tugasnya membantu mengevakuasi motor pembalap yang mengalami insiden di lintasan menuju jalur servis. Baginya, keterlibatan itu bukan sekadar pekerjaan, melainkan kebanggaan bisa berkontribusi langsung di daerah kelahirannya.

"Senang bisa ikut menyukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Lombok, daerah kelahiran saya sendiri. Saya mendapatkan pengalaman baru, bertemu banyak teman, dan bisa bekerja langsung di sirkuit. Harapannya, kegiatan seperti ini terus ada agar masyarakat lokal bisa ikut berkontribusi," tutur Julian, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (10/10/2026).

Terapis Lokal Dilatih Layani Tamu Mancanegara

Manfaat serupa dirasakan Nadia, terapis asal Lombok Tengah yang terlibat melalui mitra binaan MESPA di booth UMKM Pertamina. Sebelum bertugas, Pertamina Patra Niaga memberi pelatihan agar para terapis mampu melayani pengunjung secara profesional selama kegiatan berlangsung.

Nadia melayani pelanggan dari berbagai daerah, termasuk mancanegara. Selain menambah pengalaman, aktivitas itu memberinya pendapatan harian dan memperluas peluang tenaga jasa lokal untuk berkembang.

"Saya senang sebagai warga lokal bisa ikut dalam acara ini, mendapatkan pengalaman baru, dan memperoleh pendapatan harian. Terima kasih kepada Pertamina atas kesempatan ini," ungkap Nadia.

Manfaat yang Dikejar Pertamina Patra Niaga

Kitty Andhora menuturkan, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi momentum menghadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat, seiring dukungan operasional dan layanan energi yang diberikan perusahaan.

"Bagi Pertamina Patra Niaga, keberhasilan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya dilihat dari kelancaran dukungan energi, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Melalui pelibatan tenaga kerja lokal, pelatihan terapis, dan pemberdayaan mitra binaan, kami ingin memastikan ajang ini membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat di sekitar Mandalika," ujar Kitty.

Peluang Kerja dan Usaha di Sekitar Sirkuit

Kehadiran ajang internasional ini membuka kesempatan bagi warga memperoleh pengalaman kerja, memperluas jejaring, dan menambah pendapatan melalui layanan maupun usaha yang melayani pengunjung. Kisah Julian dan Nadia menggambarkan bagaimana perhelatan olahraga internasional bisa tersambung dengan peluang kerja, peningkatan keterampilan, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus mendukung penyediaan energi sekaligus menjalankan program pemberdayaan yang mendorong manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Lombok dan sekitarnya.

Penutup: Bagi Pertamina Patra Niaga, ajang MotoGP di Mandalika menjadi ujian ganda: memastikan pasokan energi lancar di sirkuit sekaligus membuktikan kehadiran perusahaan energi negara bisa berdampak langsung pada penghasilan warga di sekitar venue.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top