BIN, BANGKA SELATAN — Dinas Sosial dan PMD serta BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikerahkan ke Kecamatan Simpang Rimba setelah kebakaran menghanguskan kawasan permukiman padat di Desa Serdang, Jelutung 2. Peristiwa terjadi pada Sabtu (10/10/2026) dan diperkirakan berdampak pada lebih dari 60 rumah warga.
Gubernur Hidayat Arsani memberikan instruksi penanganan darurat meski saat kejadian tidak berada di Pangkalpinang. Instruksi itu menyasar dua instansi provinsi sekaligus agar bantuan bergerak tanpa menunggu laporan lengkap dari pemerintah kabupaten.
Data sementara menyebut lebih dari 60 rumah terdampak. Lokasi kebakaran berada di permukiman padat penduduk, kondisi yang membuat api cepat menjalar ke bangunan sekitar.
Jumlah pasti rumah yang ludes maupun warga yang mengungsi masih dalam pendataan petugas di lapangan. Pemerintah provinsi belum merinci jumlah kerugian material akibat peristiwa tersebut.
Gubernur Hidayat Arsani menginstruksikan Dinas Sosial dan PMD serta BPBD Provinsi Babel untuk turun langsung ke lokasi. Kedua instansi diminta membantu penanganan darurat bagi warga terdampak.
Langkah itu ditempuh meski Gubernur sedang tidak berada di Pangkalpinang saat kebakaran terjadi. Pemerintah provinsi memastikan perhatian penuh tetap diberikan pada proses evakuasi dan bantuan awal.
Gubernur Hidayat Arsani dijadwalkan bertolak ke lokasi kejadian pada Minggu pagi (11/10/2026). Kunjungan itu untuk meninjau langsung kondisi warga pascakebakaran.
Peninjauan diharapkan memastikan kebutuhan mendesak warga — mulai tempat pengungsian hingga bantuan logistik — bisa segera dipenuhi. Pemerintah provinsi belum menyampaikan rincian bantuan yang akan diserahkan.
Fokus penanganan saat ini ada pada kebutuhan darurat warga di lokasi. BPBD Provinsi Babel bersama Dinas Sosial dan PMD berada di garis depan proses tersebut.
Warga terdampak di Kecamatan Simpang Rimba menunggu kepastian bantuan menyusul musibah yang menghanguskan puluhan rumah dalam waktu singkat.