PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani memperkenalkan Senam Serumpun Sebalai, sebuah karya yang menggabungkan gerakan olahraga dengan unsur budaya Melayu khas daerah. Gagasan ini disampaikan Hidayat saat ditemui di Pangkalpinang, Rabu (7/10/2026).
Hidayat menyebut senam ini dirancang bukan sekadar untuk menjaga kebugaran tubuh. Ia ingin Bangka Belitung memiliki identitas gerak yang bisa memperkuat kebersamaan warga.
Menurut Gubernur, budaya daerah perlu terus dihidupkan dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya lewat pendekatan yang dekat dengan keseharian masyarakat. Senam dipilih karena mudah diikuti berbagai kalangan.
"Budaya tidak cukup hanya disimpan sebagai warisan. Budaya harus dihidupkan, digerakkan, dan diwariskan. Melalui Senam Serumpun Sebalai, kita ingin mengajak masyarakat untuk sehat sekaligus mencintai budaya daerah," ujar Gubernur Hidayat.
Ia menambahkan bahwa beragam gerak tradisi yang selama ini dikenal lewat kesenian daerah dikemas ulang dalam bentuk senam yang lebih dinamis.
"Atas dasar itu, senam ini digagas. Beragam gerak tradisi yang selama ini dikenal melalui berbagai kesenian daerah, dikemas dalam bentuk senam yang lebih dinamis, sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas," ucapnya.
Koreografi Senam Serumpun Sebalai mengambil inspirasi dari sejumlah gerak dasar tari dan kesenian tradisional Bangka Belitung. Tujuh di antaranya adalah Kecupus, Dincak Dambus, Campak, Sepen, Cakter, Zapin, dan Gajah Menunggang.
Gerakan-gerakan tersebut dikreasikan dan dipadukan dengan gerakan senam yang energik. Tujuannya agar bisa diikuti berbagai kalangan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa.
Nama Serumpun Sebalai dipilih untuk merepresentasikan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.
Senam ini akan diluncurkan pada rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Peringatan tersebut jatuh pada 21 November 2026.
Hidayat menggambarkan Senam Serumpun Sebalai sebagai persembahannya bagi masyarakat Babel dalam momentum ulang tahun provinsi.
Pembuatan senam ini melibatkan sejumlah insan kreatif daerah. Sukma Wijaya bertindak sebagai pencipta lagu sekaligus koreografer, bersama Zuryantina sebagai koreografer lainnya.
Aransemen musik dikerjakan Zulfikri Hilmi, dengan Nunung Rohmawati sebagai vokalis. Adapun Budi Utama dan Ibnu Suzano bertindak sebagai pembina.
Bagi warga yang ingin mempelajari koreografi Senam Serumpun Sebalai, Gubernur mengarahkan untuk mengakses kanal YouTube Diskominfo Babel.
"Sehat Berbudaya Bugar Bersama. Satu Semangat Satu Gerak, Jangan Lupa Bahagia. Bagi masyarakat yang ingin mempelajari koreografi Senam Serumpun Sebalai, bisa mengakses channel YouTube Diskominfo Babel di link https://youtu.be/SNSscOA5RIQ," ajaknya.
Senam ini tidak hanya ditujukan sebagai aktivitas menjaga kebugaran. Ia juga menjadi sarana memperkenalkan dan menghidupkan kembali kekayaan budaya daerah melalui gerakan yang mudah dilakukan bersama-sama.