Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan menambah pasokan 660 kilo liter BBM jenis pertalite dan pertamax ke Wilayah Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tambahan itu terdiri dari 400 kilo liter pertalite dan 260 kilo liter pertamax yang diangkut Kapal Seagull 201 dan sudah sandar di Pelabuhan Belitung. Penambahan ini menyusul kiriman 1.320 kilo liter dua hari sebelumnya untuk memperkuat stok di daerah itu.
PANGKALPINANG — Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyatakan BBM yang tiba akan disalurkan bertahap ke lembaga penyalur. Penyaluran disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
"Saat ini kapal Seagull 201 bermuatan 660 kilo liter BBM ini sudah sandar di Pelabuhan Belitung dan selanjutnya, BBM akan didistribusikan secara bertahap ke lembaga penyalur sesuai kebutuhan dan kondisi penyaluran di lapangan," kata Rusminto di Pangkalpinang, Senin.
Sebelumnya pada Sabtu (26/9), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengirim 1.000 kilo liter pertalite dan 320 kilo liter pertamax memakai Kapal Royal I Cargo. Totalnya 1.320 kilo liter untuk Wilayah Belitung.
Dua kiriman itu membuat pasokan tambahan ke Pulau Belitung menembus 1.980 kilo liter dalam beberapa hari. Rinciannya, 1.400 kilo liter pertalite dan 580 kilo liter pertamax.
Rusminto menyebut penambahan pasokan merupakan langkah perusahaan memperkuat stok BBM di Belitung. Setelah proses penerimaan selesai, pasokan langsung didistribusikan ke lembaga penyalur.
Pemantauan dilakukan sejak stok berada di kapal, proses penerimaan di pelabuhan, hingga distribusi ke lembaga penyalur. Pertamina juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait agar penyaluran berjalan lancar.
"Kami terus melakukan monitoring terhadap stok, proses penerimaan, hingga distribusi BBM ke lembaga penyalur serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait guna menjaga kelancaran penyaluran," ujarnya.
Wilayah Pulau Belitung mencakup Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Keduanya mengandalkan pasokan BBM dari luar pulau yang diangkut melalui jalur laut.
Rusminto mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Warga diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyatakan akan terus mengoptimalkan penyaluran sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan.
"Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan masukan terkait produk dan layanan Pertamina melalui Pertamina Contact Center 135," katanya.
Warga Belitung yang menemukan kendala penyaluran BBM di lembaga penyalur dapat melaporkannya melalui kanal resmi tersebut.