Rayakan HUT ke-50, PT TIMAH Bagikan Ratusan Paket Makanan untuk Santri di Tiga Pondok Pesantren Bangka Selatan

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 19:13:31 WIB
PT TIMAH membagikan ratusan paket makanan kepada santri di tiga pondok pesantren di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (2/8/2026).

BANGKA SELATAN — PT TIMAH (Persero) Tbk merayakan setengah abad perjalanan perusahaan dengan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat di wilayah operasionalnya. Sebanyak ratusan paket makanan dihantarkan langsung oleh karyawan perusahaan kepada para santri di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan pada Minggu (2/8/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur perusahaan atas perjalanan panjang selama lima dekade, sekaligus implementasi tema HUT ke-50, 'Timah Untuk Rakyat'. Pembagian bantuan dilakukan oleh pengurus Serikat Ikatan Karyawan Timah (IKT) dengan didampingi pengurus Persatuan Karyawan Timah (PKT).

Tiga Lembaga Pendidikan Keagamaan Jadi Penerima Manfaat

Penyaluran paket makanan menyasar tiga lembaga pendidikan keagamaan di wilayah tersebut. Adapun penerima bantuan meliputi Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadi'in Toboali, Pondok Pesantren Mulazamatul Ihsan Toboali, serta Yayasan Al-Muzzamil Pondok Pesantren Hidayatullah di Desa Kaposang.

Bagi perusahaan, berbagi bersama masyarakat menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan PT TIMAH untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Senyum dan rasa syukur pun terpancar dari para penerima bantuan.

Apresiasi dari Pengurus Ponpes Hidayatullah

Ketua Yayasan Al-Muzzamil Pondok Pesantren Hidayatullah Desa Kaposang, Ustaz Ahmad, mengapresiasi perhatian PT TIMAH kepada lembaga pendidikan keagamaan. Ia berharap perusahaan pelat merah itu terus menjadi kebanggaan masyarakat.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH atas bantuan yang diberikan. Semoga PT TIMAH terus menjadi perusahaan yang terbaik dan selalu menjadi kebanggaan masyarakat, khususnya masyarakat Bangka Selatan," ujar Ustadz Ahmad.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: babelpos.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top