Perampok Emas Asal Bangka Selatan Gunakan Senpi Mainan, Kabur dengan Kapal Ikan dan Pura-Pura Jadi Nelayan Ditangkap di Belitung

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:36:31 WIB

BELITUNG — Polres Belitung dan Polres Bangka Selatan berhasil meringkus buronan perampokan emas yang melarikan diri lintas kabupaten. RZ (56), warga Bangka Selatan, ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Belitung di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, setelah dua hari buron. Modus pelariannya cukup licik: ia naik kapal ikan dan menyamar sebagai nelayan agar tidak dicurigai.

Senjata Mainan Digunakan untuk Merampok Perhiasan Emas

Peristiwa perampokan terjadi di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar Pongok. RZ masuk ke rumah korban dengan menodongkan senjata api, lalu merampas perhiasan emas milik korban. Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas, diketahui bahwa senjata yang digunakan ternyata hanya senjata mainan.

“Tersangka masuk ke rumah korban, menodongkan senpi dan merampas perhiasan. Tapi setelah diselidiki, ternyata itu senpi mainan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Martuani Manik.

Kabur ke Belitung dengan Kapal Ikan, Pura-Pura Jadi Nelayan

Setelah beraksi, RZ melarikan diri dari Lepar Pongok menuju Pulau Belitung menggunakan kapal ikan. Sesampainya di Belitung, ia menyamar sebagai pekerja nelayan untuk menghindari kejaran polisi. Ia bahkan terlihat aktif menimbang ikan di Tanjung Binga, seolah-olah nelayan biasa.

“Jadi tersangka ini melarikan dari Lepar Pongok menggunakan kapal ikan ke Belitung dan seolah-olah bekerja sebagai nelayan,” jelas AKP Martuani.

Ditangkap Saat Menimbang Ikan, Koordinasi Lintas Polres Jadi Kunci

Penangkapan RZ berkat koordinasi antara Polres Bangka Selatan dan Polres Belitung. Setelah menerima informasi keberadaan buronan, Tim Resmob langsung bergerak dan menemukan RZ di Desa Tanjung Binga. Saat ditangkap, ia sedang menimbang ikan dan tidak melakukan perlawanan.

RZ kini telah diamankan dan akan dibawa ke Polres Bangka Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus kejahatan yang menggunakan penyamaran sebagai pekerja biasa.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: daulatrakyatco.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top